Empat Penjual Toak Yang Terjaring Dalam Operasi Pekat Jalani Persidangan

  • Whatsapp

TRANSBOJONEGORO.COM – Empat orang penjual minuman keras (miras) yang telah diamankan oleh anggota Polsek Sumberrejo dalam razia Operasi Pekat pada hari Rabu 25 September 2019 yang lalu, pada hari Senin (30/09/2019) tadi menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri Bojonegoro.

Dalam persidangan yang dipimpin Hakim Eka Prasetya BD.SH, M.Hum. dan Panitera Tarmo, SH. menghadirkan 2 orang saksi yaitu orang anggota yang saat itu melakukan penangkapan terhadap empat penjual miras tersebut.

Bacaan Lainnya

[irp]

[irp]

[irp]

Ke-Empat penjual miras terbukti telah melakukan pelanggaran pasal tipiring yaitu Pasal 19 (1) jo Pasal 38 (1) Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bojonegoro Nomor 15 tahun 2015, tentang Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum.

“Keempat penjual tersebut terbukti melanggar pasal tipiring”, ucap Kapolsek Sumberrejo AKP Imam Kanafi kepada media ini saat ditemui diruang kerjanya tadi sore, Senin (30/09/2019).

[irp]

Empat orang penjual miras yang menjalani persidanga yaitu SW warga Desa Prayungan pemilik 1 botol miras jenis tuak berisikan 1,5 liter, SP (50) warga Desa Pekuwon pemilik setengah liter miras jenis tuak, MAT (39) warga Dusun Badug Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo pemilik 1 botol miras jenis tuak sebanyak 1,5 liter dan AS (33) warga Dusun Tlumbung Desa/Kecamatan Sumberrejo pemilik 2 botol miras jenis tuak masing – masing berisikan 1,5 liter.

[irp]

[irp]

Keempat orang tersebut oleh Hakim divonis hukuman dengan sanksi denda sebesar Rp 350.000.

“Selain dikenakan sanksi denda, Hakim juga memberikan vonis hukuman subsider 3 hari kurungan dan mengganti biaya persidangan sebesar Rp 2.000”, terang Kapolsek.

Editor : Bambang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan