Pemkab Bojonegoro Gelar Ranwal RKPD 2023, Dorong Pembangunan Lebih Terarah

  • Whatsapp
IMG-20220206-WA0051

Transbojonegoro.com – Pemkab Bojonegoro melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar forum konsultasi publik penyusunan rancangan awal (ranwal) rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2023. Acara digelar di Ruang Rapat Angling Dharma, Senin (31/1/2022).

Acara ini bertujuan menumbuhkan partisipasi masyarakat, penjaringan aspirasi, komitmen kuat dari seluruh stakeholder agar dapat merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang strategis, efektif, tepat dan terarah pada berbagai sektor.

Bacaan Lainnya

Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Ketua DPRD, Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda Kabupaten Bojonegoro, seluruh kepala OPD, camat, perwakilan tokoh masyarakat. Selain itu juga hadir tokoh agama, tokoh perempuan, dan tokoh pendidikan, perguruan tinggi, dunia usaha BUMD, organisasi kemasyarakatan, organisasi perempuan.

Tema forum adalah pembangunan penguatan ketahanan ekonomi sosial dan kualitas lingkungan melalui infrastruktur dan transformasi digital yang mantap berkelanjutan.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam arahan yang diwakilkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan, forum konsultasi publik ini merupakan suatu rangkaian dalam proses penyusunan RKPD Kabupaten Bojonegoro tahun 2023 secara partisipatif untuk menjaring aspirasi dan kebutuhan masyarakat sesuai potensi dan permasalahan yang dihadapi. Acara ini guna mengoptimalkan hasil pembangunan di Kabupaten Bojonegoro.

Lebih lanjut, tahapan ini merupakan upaya penjaringan saran dan masukan dari instansi, lembaga, maupun dari masyarakat dalam rangka melengkapi dan menyempurnakan ranwal RKPD yang saat ini dalam proses penyusunan.

“Partisipasi masyarakat khususnya dalam proses perencanaan merupakan hal yang sangat penting dan strategis, guna menentukan arah kebijakan pembangunan selama satu tahun ke depan,” katanya.

Tahun 2023, merupakan tahun terakhir pelaksanaan RPJMD tahun 2018 hingga 2023. Hal ini tahapan rangkaian dalam pencapaian indikator tujuan, sasaran dan program untuk mewujudkan visi dan misi daerah yang tertuang dalam dokumen RPJMD. Isu tentang pandemi Covid-19 masih menjadi domain dalam berbagai aspek pembangunan.

“Terkait dengan hal tersebut dalam rangka mengatasi dampak yang diakibatkan diperlukannya sumbangan pemikiran serta komitmen yang kuat dari seluruh stakeholder sehingga melalui forum ini diharapkan dapat dirumuskan kebijakan dan program pembangunan yang strategis, efektif, tepat dan terarah pada berbagai sektor,” tuturnya.

Bupati Anna mengingatkan, setelah pelaksanaan forum konsultasi publik sesuai dengan tahap perencanaan yang tercantum dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, akan dilaksanakan musrenbang RKPD di kecamatan yang direncanakan pada tanggal 2-17 Februari 2022. Kemudian forum perangkat daerah direncanakan minggu kedua Maret dan Musrenbang RKPD tingkat kabupaten, direncanakan pada 30 Maret 2022.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan