Inilah Upaya Pemkab Bojonegoro Atasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

  • Whatsapp
IMG_20221207_125836

Transbojonegoro.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro menegaskan, jika adanya kelangkaan pupuk bersubsidi yang terjadi saat ini disebabkan pengajuan kuota pupuk bersubsidi ke pemerintah pusat tidak terpenuhi 100 persen.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro Zainal Fanani, Rabu (7/12/2022).

Bacaan Lainnya

Pihaknya menegaskan, jika Pemkab Bojonegoro telah melakukan upaya maksimal dalam memberikan solusi kepada petani.

“Kami sudah memberikan solusi, yakni mengajukan tambahan alokasi pupuk bersubsidi kepada Dinas Pertanian Pemprov Jatim dan menggalakkan penggunaan pupuk organik,” tegasnya.

Dia menyatakan, jika usulan tambahan alokasi pupuk telah diberikan sebanyak dua kali namun tetap saja tidak memenuhi kebutuhan petani di Bojonegoro.

Kemudian, lanjut dia, solusi yang kedua dengan melakukan demplot untuk budidaya tanaman sehat dimana bisa meningkatkan jumlah penggunaan pupuk organik.

“Ada demplot seluas 25 hektar di Desa Sendangrejo Kecamatan Dander,” tegasnya.

Zaenal menyatakan, jika setelah ada dem, DKPP Bojonegoro memberikan pelatihan-pelatihan kepada seluruh petani disetiap kecamatan untuk pembuatan pupuk organik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan