Pemkab Bojonegoro Jemput Bola Gelar Bursa Kerja di SMK, Libatkan Puluhan Perusahaan

  • Whatsapp
IMG_20221215_044524

TransBojonegoro – Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja mengadakan fasilitasi penempatan tenaga kerja / bursa kerja di kampus 2 SMKN 1 Ngraho, di Desa Geneng Kecamatan Margomulyo. Kegiatan ini dilakukan Rabu (14/12/2022) hingga Kamis (15/12/2022).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Bojonegoro, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, perwakilan DPRD, Camat Ngraho, Forkopimcam Ngraho, Kepala UPT BLK Bojonegoro, Kepala Cabdin Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Bojonegoro, Camat Margomulyo, Kepala SMKN 1 Ngraho, Ketua BKK Bojonegoro, Kades Geneng dan siswa-siswi SMK.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyampaikan pemkab akan turun langsung ke SMK, baik negeri maupun swasta untuk mendorong wirausaha yang terdapat di lingkungan SMK. Bupati Anna menjelaskan ada tiga pihak yang terjun yaitu Dinperinaker, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, serta Bank Daerah BPR.

“Kita akan turun ke SMK mencari anak-anak yang mau berwirausaha. Dan jika ada terkendala perizinan, kendala sertifikasi, serta kendala permodalan bisa langsung dikomunikasikan,” ucap Bupati Anna.

Bupati Anna berharap dengan fasilitas beberapa informasi dari Pemkab Bojonegoro, bisa memulai peluang untuk bekerja terutama menciptakan wirausaha sendiri. Apalagi di era sekarang, bekerja tidak harus aktif di lingkungan kantor melainkan bekerja dengan kreatif, inovatif dan gagasan ide yang menarik. Hal tersebut banyak di beberapa sektor pekerjaan serta diisi oleh anak-anak milenial.

“Kita akan dorong lulusan SMK untuk wirausaha yang nantinya tidak meninggalkan kuliah apalagi tidak kuliah,” kata Bupati Anna.

Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Dinas Perinaker Bojonegoro Welly Fitrama menjelaskan kegiatan ini untuk mewujudkan program prioritas Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam mendorong penciptaan lapangan pekerjaan. Yakni dengan peningkatan partisipasi angkatan kerja.

Selain itu, juga agar tercipta perluasan kesempatan kerja dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Bojonegoro.

“Permasalahan pengangguran di Indonesia selama ini disebabkan ketidakseimbangan antara kebutuhan tenaga kerja baik dari segi kualitas maupun kuantitas yang dibutuhkan pasar kerja. Jumlah pencari kerja setiap tahun semakin meningkat sedangkan jumlah lowongan kerja yang tersedia tidak terlalu besar,” kata Welly.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan